내 마음의열쇠

Mr. Understand

Cerita si tuan Understand selalu buat saya tertawa kalau Ibuk alias grandmother yang cerita. Biar udah berulang kali cerita, saya ga pernah bosan minta beliau cerita lagi tiap kali Ibuk tersayang, paling dicintai, datang ke Jakarta. 😀

Ini kisah dari seorang pedagang kaya dari Pariaman (pastinya tahu di mana tuh Pariaman 😉 ), yang sekalipun ga pernah keluar dari kota tempat dia berdagang.

Suatu hari teman pedagang kaya ini datang ke tokonya. Katanya:

“Jo, wa’ang kan lah kayo, harato banyak, pai lah kalua negeri, abihan pitih tuak sanang-sanang. pai ka singapur tu ha”

Ajo (panggilang orang Pariaman kepada sesamanya) membalas:

“iyo yo” pedagang kaya bergumam. Maka pergilah dia ke Singapura. Sesampainya Singapura, si Ajo terheran-heran melihat gedung tinggi.

“ndeh….tinggi-tinggi mah rumah urang di siko yo. sia lah yang punyo rumah sa tinggi ko?” Ajo berbicara pada dirinya sendiri, lalu bertanya pada orang yang lewat.

“Jo! Jo! ambo iyo lah taheran-heran maliek rumah sabana tinggi ko ha.  Lai tahu sia yang punyo rumah, Jo?”

Orang yang lewat tadi dengan wajah bingung, berkata: “I don’t understand what you mean.”

“ooooooooo, tuan Understand yang punyo. Kayo mah si tuan Understand.” kata Ajo dengan wajah mengerti.

***

Ajo kemudian datang ke sebuah restoran besar untuk makan siang. Setelah duduk dan pelayan datang untuk melayani pesanannya. Belum sempat pelayan itu menanyakan pesanannya, Ajo yang biasa makan di warung nasi kapau yang tidak seberapa besar dan luas dibanding restoran itu, sambil masih melihat sekeliling restoran bertanya:

“diak, sia yang punyo usao restoran sa gadang ko,diak?”

Pelayan itu terdiam sesaat kemudian dengan wajah ramah, “I don’t understand what are talking about.”

“Onde…. labiah lo kayonyo tuan Understand dari kami di Pariaman mah.”

***

Setelah makan, Ajo datang ke mesjid untuk shalat zhuhur. Di mesjid itu, rombongan orang datang membawa jenazah untuk dishalatkan. Ajo bertanya pada orang terdekat yang melewatinya.

“Jo! Jo! sia yang maningga? tu yang baru dibawo masuak jo urang ka dalam tadi tu ha.”

orang yang dicegat oleh Ajo tadi menjawab dengan terburu-buru, “don’t understand….don’t understand.”

“INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI”UN!!! lah pugaik tuan Understand mah. sia kini yang ka mangurus rumah tinggi jo restoran gadang tuan Understand.”

kata Ajo sambil menghela nafas dan kemudian berlalu ke kamar mandi untuk berwudlu

—————————————

JADILAH ORANG KAYA YANG PINTAR.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: